Bigau baru (lagi. Dan lagi. Lagiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii). Katanya gape’ masak. Wah siip dong (kataku dalam hati). Dengan semangat, aku ke pasar dan membeli aneka bahan pangan. Sayur yang biasanya ga aku beli, dibeli juga.
Sampe’ rumah, dengan muka penasaran, aku bilang dia minta masakin yang enak-enak. Terserah gimana dia aja. Sekalian pengen tau selera masak dia.
Menjelang makan siang, aku bengong ngeliat sajian di meja. Dll etc-nya sih ga terlalu gimana-gimana. Standar aja. Tapi ada satu piring saji yang….padat berisi tempe goreng yang “padat-padat ” juga! Bentuknya setara dengan… duh aku mpe perlu waktu lama banget menemukan padanan tampilan 3 dimensi dari si tempe. Tau seperti apa potongannya ? kira2 sepertiga ukuran the kotak yang 50% ekstra gratis!!
Sampai2 aku mikir…..ini kalau aku jual, aku hargain berapa ya sepotong tempe ini ? 500 perak kali ye….
(hihihi dasar tukang jualan kue ).
Salah siapa hayo ga tanya2 dulu biasanya bikin tempe seperti apa……
Tapi, dengan record aku yang gunta ganti bigau. Belum pernah lho, satu kali pun, ada yang bikin tempe goreng seperti itu. But, there’s always the first time, isn’t it ?
Tentangku
- Dian Ibung
- Bogor, Indonesia
Psikolog, ngurus anak, nulis, nge-net, baca, nonton, jalan, masak2, renang...
Yang Baru

Yang Tertulis
- Senin mulai lagi
- Padat
- A Quick one
- Alhamdullillah
- Ditengok Aki
- Ke rumah Aki
- Thx a bunch for my loving mom and dad
- DUFAN
- Dimuat di Femina edisi 2-8 Maret 2006
- Happy B'day my dearest
Pesan
|
Jejaring
Terima Kasih
Hosting & Domain Blog: Blogger
Hosting Foto: Photobucket
Desain & Template: Ria's Design
0 Comments:
Post a Comment
<< Home